Senin, 29 Oktober 2012

Profesi di bidang IT



KEPAKARAN DAN PROFESIONALISME
PROGRAMMER
















Oleh :
......................
.........................



PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
............................................................................................
2012


Abstrak

Berbicara mengenai profesi tak lepas dari sesuatu hal yang dilakukan oleh seseorang  untuk menghidupi kehidupannya sehari-hari. Arti profesi itu sendiri menurut Wikipedia adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhaap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik , serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh dari profesi adalah pada bidang hukum, militer, teknik, desainer, programmer dll. Profesional adalah orang yang menyandang suatu jabatan atau pekerjaan yang dilakukan dengan keahlian atau keterampilan yang tinggi. Hal ini juga pengaruh terhadap penampilan atau performance seseorang dalam melakukan pekerjaan di profesinya.
            Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Profesionalisasi adalah proses atau perjalanan waktu yang membuat seseorang atau kelompok orang menjadi profesional. Profesionalitas merupakan sikap para anggota profesi benar-benar menguasai, sungguh-sungguh kepada profesinya.
            Programmer adalah orang yang bekerja membuat atau merancang sebuah system untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia yang menggunakan media Komputer. Sekarang ini banyak sekali Programmer-programmer baik freelance maupun yang tidak  berlomba membuat sebuah system yang bisa dibilang canggih dan bermanfaat bagi manusia. Programmer yang professional harus menaati kode etik seorang programmer yang ada.

Kata kunci : profesionalisme, programmer, kode etik programmer.



I.     Pendahuluan
Teknologi Informasi ( IT ) merupakan teknologi yang selalu berkembang baik secara revolusioner ( seperti misalnya perkembangan dunia perangkat keras ) maupun yang lebih bersifat evolusioner (seperti yang terjadi pada perkembangan perangkat lunak). Hal itu mengakibatkan bahwa pekerjaan di bidang Teknologi Informasi menjadi suatu pekerjaan dimana pelakunya harus terus mengembangkan ilmu yang dimilikinya untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut. Artinya, seseorang yang sudah sampai pada level ahli di satu bidang pada saat ini, bisa ketinggalan pada bidang yang sama di masa depan jika tidak mengikuti perkembangan yang ada. Sehingga seorang yang dikatakan ahli harus terus meningkatan profesionalisme dengan mengupdate perkembangan teknologi informasi tetapi harus tetap berpegang pada kode etik. Banyak dari masyarakat sekarang ini yang bekerja di bidang IT, dan mereka dituntut harus memilki basic tentang komputer dan mengetahui tentang perkembangan dunia IT.Dalam setiap aktivitasnya tidak sedikit yang mengalami kesulitan, karena tidak adanya sikap profesionalisme satu sama lain, maka dari itu, setiap masyarakat harus memiliki sikap profesionalisme. Sering orang salah mengartikan kata profesi dengan profesionalisme, untuk itu kita hendaknya mengetahui kata-kata tersebut.

II. Pembahasan
  1. Pengertian Profesi :
Profesi adalah pekerjaan yang menghasilkan uang. Apapun yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan kemudian mendapat materi, maka pekerjaan itu sudah menjadi bagian dari profesinya.
  1. Pengertian Profesionalisme:
Profesionalisme atau Profesional itu sendiri memiliki arti seseorang yang terampil, handal, dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya ( tugasnya). Profesionalisme pada dasarnya adalah kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar. Oleh karena itu, setiap profesi mutlak mengenal atau mempunyai kode etik. Pekerjaan apapun, seperti guru, dokter, perawat, bidan dan lain sebagainya memiliki kode etik tersendiri.
Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Profesionalisme merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kualitas yang menandai atau melukiskan coraknya suatu “profesi”. Menurut Wikipedia Seorang profesional adalah seseorang yang menawarkan jasa atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya dan menerima gaji sebagai upah atas jasanya. Orang tersebut juga merupakan anggota suatu entitas atau organisasi yang didirikan seusai dengan hukum di sebuah negara atau wilayah.
Meskipun begitu, sering kali seseorang yang merupakan ahli dalam suatu bidang juga disebut "profesional" dalam bidangnya meskipun bukan merupakan anggota sebuah entitas yang didirikan dengan sah. Profesionalisme merupakan bagian dari etika sosial yang menyangkut bagaimana mereka harus menjalankan profesinya secara profesional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukannya dari segi tuntutan pekerjaan.

Ciri-ciri profesionalisme di bidang IT adalah :
a.    Memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang TI
b.    Memiliki ketrampilan yang tinggi di bidang TI
c.    Memiliki pengetahuan umum yang luas.
d.   Tanggap terhadap masalah.
e.    Mampu melakukan pendekatan multidispliner
f.     Mampu bekerja sama
g.    Bekerja dibawah disiplin etika
h.    Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik.
i.      Punya ilmu dan pengalaman.

Sebagai salah satu bidang profesi, Information Technology (IT) bukan pengecualian,diperlukan rambu-rambu tersebut yang mengatur bagaimana para IT profesional inimelakukan kegiatan. Memang belum ada Kode Etik khusus yang ditujukan kepada IT Profesional di Indonesia. Tetapi sudah ada beberapa kegiatan yang mengarah ke terbentuknya Kode Etik ini, namun usahanya belum sampai menghasilkan suatu kesepakatan.

  1. Definisi Programmer
Programmer adalah orang yang bekerja membuat atau merancang sebuah system untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia yang menggunakan media Komputer. Sekarang ini banyak sekali Programmer-programmer baik freelance maupun yang tidak  berlomba membuat sebuah system yang bisa dibilang canggih dan bermanfaat bagi manusia. Programmer adalah individu yang bertugas dalam hal rincian implementasi, pengemasan, dan modifikasi algoritma serta struktur data, dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu.
Programmer dapat didefinisikan :
a.    Tanggung jawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.
b.    Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, system komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.
c.    Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program.
d.   Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) program.

  1. Keahlian Programmer
a)      Menguasai Algoritma dan logika pemprograman (ini penting sekali).
b)      Memahami metode, best practice dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP,design pattern, UML (kemampuan membaca dan menerapkan).
c)      Menguasai salah satu atau beberapa bahasa pemprograman populer seperti C++, VB, PHP, C#, Java, Ruby dll (untuk web developer perlu juga menguasai HTML,DHTML, CSS, JavaScript dan AJAX).
d)     Memahami RDBMS dan SQL (Structured Query Language).
e)      Menguasai bahasa Inggris (hal ini sangat penting saat ini karena bahasa en-US merupakan bahasa ibu di dunia IT) .

  1. Jenis Profesi Programmer
Programmer terbagi menjadi beberapa profesi antara lain :
a.    Programmer adalah Profesi yang menulis program dengan bahasa pemrograman seperti Php, Java, C, C++, Delphi, dll.
b.    Database Programmer adalah profesi yang membuat, memanipulasi, menghapus, maupun memelihara database itu sendiri dengan menggunakan pemograman database seperti MySQL, Postgre SQL, dll.
c.    Web Programmer adalah profesi yang membuat suatu web, situs yang mana agar bisa di upload dan dapat ditampilkan melalui internet seperti situs facebook, yang dibuatdengan bahasa pemrograman Php.
d.   Multimedia Programmer adalah profesi yang membuat suatu media multimedia dengan tampilan yang di dalamnya dapat berupa teks, gambar, suara, audio/video, dll, bentuk nya hampir bisa seperti web atau situ You Tube yang terdapat video didalamnya.

  1. Keterampilan Programmer
Keterampilan yang harus dimiliki seorang programmer terkait dengan komprehensi kode sumber program, adalah:
a)    Memahami kode sumber yang ditulis sendiri pada saat ia tidak lagi mengingat detail mekanisme dari program tersebut.
b)   Melanjutkan pengelolaan, menyesuaikan, mengembangkan dan (bila perlu) merombaknya untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan pengguna tanpa mengorbankan kemudahan perawatan di masa mendatang.
c)    Memiliki kemampuan sebagaimana dijelaskan dalam point 1. dan 2. untuk  program yang ditulis dan didokumentasikan oleh programmer lain.
d)   Membaca program untuk memperkaya perkakas yang dimiliki seorang programmer untuk memecahkan masalah.


  1. Kewajiban Programmer
Seorang programmer memiliki kewajiban sebagai berikut :
a.       Memahami konsep dasar sistem operasi. Kebanyakan dari programmer Indonesia biasanya membuat aplikasi di atas sistem operasi, sehingga banyak yang berpendapat bahwa tidak perlu memahami cara kerja sistem operasi. Untuk  programmer profesional, pemahaman ini akan membuat programmer lebih siap untuk membuat aplikasi server  yang biasanya multithreaded dan harus efisien digunakan dalam waktu yang lama. Pemahaman mendalam di salah satu sistem operasi juga merupakan nilai tambah yang signifikan. Dengan mengetahui struktur internal system operasi (misalnya Linux), programmer dapat mengetahui berbagai pertimbangan dalam merancang aplikasi besar yang terus berkembang.
b.      Memahami konsep dasar jaringan. Sebuah aplikasi tidak dapat berjalan sendiri. Aplikasi tersebut pasti harus berhubungan dengan internet, melayani banyak  pengguna, atau berhubungan dengan perangkat lain seperti handphone atau PDA. Untuk itu, pemahaman atas konsep jaringan sangat penting.
c.       Memahami konsep dasar  relational database. Setiap aplikasi pasti memiliki sebuah database dalam penyimpanan datanya untuk itu programmer khususnya Database Programmer ditekankan menguasai relational database.
d.      Karena sekarang jaman internet, maka wajib memahami protokol HTTP, FTP, POP3, SMTP, SSH. Protokol HTTP sekarang adalah protokol yang paling banyak digunakan di internet.
e.       Karena sekarang jaman globalisasi, maka wajib memahami Unicode. Unicode itu penting supaya aplikasi kita tetap bisa diinstal di komputer mana saja.
f.       Lebih dari satu bahasa pemrograman. Pemahaman lebih dari satu bahasa itu penting agar wawasan programmer lebih terbuka. Bahwa tidak ada bahasa yang one- fit-all, bahwa ada cara berpikir yang berbeda dalam tiap bahasa, bahwa komunitas tiap bahasa berbeda budayanya. Semua ini akan berkontribusi dalam pendewasaan seorang programmer dalam berdiskusi dan menanggapi perbedaan (terutama pendapat).
g.      Cara menggunakan Version Control. Dalam dunia kerja, penggunaan version control adalah wajib. Ini standar (de facto) internasional. Jika mempunyai project opensource, baik di Sourceforge, Apache, Codehaus, dan semua hosting project opensource, pasti programmer akan diberikan version control.

  1. Profesionalisme Programmer
Bentuk profesionalisme Programmer adalah:
a.       Memiliki sikap mandiri berdasarkan kemampuan yang di milikinya secara pribadi serta terbuka dan mau menghargai pendapat orang lain, serta cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya, atau dengan kata lain adalah mandiri. Seorang pekerja dibidang IT terutama programmer harus memiliki sikap tidak tergantung dengan orang lain, terbuka, mau menerima dengan hati yang lapang atas pekerjaanya, saat dikritik tentang pekerja tersebut maupun saat mendapat saran dari orang lain, bahkan dapat komplain dari klien karena ada program yang dibuatnya tidak jalan karena beberapa factor, misalkan program yang dibuat kena virus, error, dan lain-lain.
b.      Memiliki pengetahuan yang tinggi dan handal di bidang IT , Seorang programer harus mempunyai modal yang cukup salah satunya menguasai bahasa pemprograman, sehingga dalam pembuatan program tersebut benar-benar terjamin kualitasnya dan juga tidak asal-asalan, sehingga program tersebut dapat bermanfaat.
c.       Menerapkan norma-norma yang berhubungan dengan IT yang telah diatur dalam kode etik, misalkan profesional atau developer dengan klien, antara para profesional dalam ruang lingkup itu sendiri, atau antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Contohnya salah satu bentuk hubungan seorang programer dengan klien atau pengguna jasa, misalnya pembuatan sebuah program aplikasi yang dibuatnya.
d.      Seorang programmer tidak dapat membuat suatu program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti : untuk apa program tersebut dibuat dan nantinya digunakan oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya.
e.       Bisa menentukan apakah dia sanggup atau tidak menyelesaikan tugas yang diterima. Harus tahu batasan kemampuannya. Kalau sanggup, dia butuh waktu berapa lama.
f.       Bisa menentukan biaya yang dia butuhkan (bayaran) untuk pekerjaan yang dilakukan. Tahu batas minimal biayanya, sehingga tidak terjadi kesulitan di belakang nanti.
g.      Komitmen untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan perjanjian, termasuk garansi dan maintenance (perawatan).
h.      Tahu batasan pekerjaan yang dia lakukan, sehingga bisa menolak seandainya permintaan dari klien telah melebihi batasan perjanjian.

  1. Kode Etik Programmer
Seperti halnya seorang dokter, pengacara , atau bidang lainnya, programmer komputer juga memiliki kode etik. Kode etik merupakan sesuatu hal yang harus menjadi bagian dari seorang programmer komputer. Kode etik bersumber dari kode etik yang digunakan dalam perkumpulan programmer internasional. Adapun kode etik programmer komputer antara lain :
a.    Programmer komputer tidak boleh menggunakan ulang kode yang mempunyai hak cipta, kecuali telah membeli atau meminta izin.
b.    Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
c.    Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
d.   Tidak boleh mencela atau mempermalukan profesi programmer computer.
e.    Tidak dengan sengaja membuat atau mengenalkan bug, dan kemudian mengklaim untuk  fixing bug , atau memberikan stimulasi untuk update versi terakhir.
f.     Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
g.    Tidak boleh mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
h.    Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
i.      Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja. j.Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
j.      Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
k.    Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
l.      Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
m.  Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
n.    Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.

Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.

  1. Pelanggaran Proggrammer
Adapun beberapa pelanggaran yang umum dan sering terjadi adalah sebagai berikut :
a.       Pelanggaran Copyright Pelanggaran ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer menggunakan ulang kode dengan hak cipta orang lain atau perusahaan lain dan menjual atau mengkomersilkan kembali kode tersebut dengan mengatas namakan hak cipta programmer tersebut. Untuk pelanggaran ini seorang programmer bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukum baik hukum pidana atau pun hukum perdata.
b.      Pembuatan Virus Komputer Pelanggaran ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer dengan sengaja membuat sebuah Program Virus, dan menyebarkannya ke semua komputer di dunia melalui jaringan internet. Untuk kasus ini bisa dibilang cukup sulit, dikarenakan banyak programmer pembuat virus tersebut menginisialkan nama aslinya sehingga sulit untuk melacak keberadaannya. Untuk pelanggaran ini, bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukum bila programmer tersebut terbukti dan tertangkap membuat program virus tersebut.
c.       Pembuatan Software Cracking Untuk pelanggaran yang satu ini merupakan pelanggaran dimana seorang programmer membuat sebuah Aplikasi yang memungkinkan menjadikan Software berbayar menjadi Free alias Gratis. Untuk pelanggaran ini, bisa diberikan sanksi berupa sanksi Hukum karena melanggar hak cipta dari pengembang software asli. Hacking Merupakan pelanggaran yang cukup banyak ditemui sekarang ini. Banyak sekali website-website yang terkena hacking oleh para hacker-hacker dunia. Dan tidak hanya merubah tampilan halaman sebuah website saja, kadang juga beberapa hacker ada yang membuat Server dari hosting website tersebut Down alias Hank dan tidak bisa beroperasi selama beberapa jam atau menit. Untuk pelanggaran tersebut belum ada sanksi yang jelas, dan sedikit sulit untuk menangkap tersangka Hacker tersebut karena menggunakan nama inisial. Untuk di Indonesia sudah ada UU yang menangani masalah tersebut yaitu UU ITE.
d.      Carding Pelanggaran ini merupakan pelanggaran seorang programmer dimana programmer tersebut mengumpulkan data Kartu Kredit atau Akun Bank dari seseorang dan kemudian disalahgunakan dengan memindahkan sejumlah uang atau menggunakan uang hasil pengumpulan data tersebut. Untuk pelanggaran ini bisa dikenakan Sanksi Hukum dan masuk kedalam kategori Hukum Pidana maupun Perdata bila pelaku tertangkap dan terdapat bukti yang menguatkan.





III.   Kesimpulann

Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Profesionalisme merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kualitas yang menandai atau melukiskan coraknya suatu “profesi”. Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis (lebih memahami teknologi komputer).
Jenis profesi programmer antara lain programmer, database programmer, web programmer, multimedia programmer. Programmer yang professional adalah programmer yang memiliki keahlian-keahlian yang harus dimikili seorang programmer dan melaksanakan tugasnya sebagai seorang programmer dengan berlandaskan kode etik programmer. Pelanggaran yang sering dilakukan programmer antara lainPelanggaran Copyright, Pembuatan Virus Komputer, Pembuatan Software Cracking, Hacking dan Carding.

0 komentar:

Poskan Komentar